Acara tahunan yang dilakukan oleh Pemerintahan Kota Bogor dilaksanakan dengan konsep yang berbeda di tahun ini. Sebanyak 17.845 bendera merah putih dikibarkan di Kota dan Kabupaten Bogor. Sebelumnya, 9 bendera besar dipasang di Lawang Salapan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Bogor pada 31 Juli 2019 diawasi langsung oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Awaludin Sarmidi, Ketua Panitia Festival Merah Putih 2019, mengatakan bahwa pemasangan bendera di Lawang Salapan tidak semudah yang diperkirakan. Karena rekan-rekan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Bogor haru menghadapi hujan, panas, dan angin yang kencang. Hal ini juga disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya, yang mengatakan bahwa orang Bogor yang nasionalis harus menunjukkan jati diri bahwa orang Bogor adalah keturunan pejuang.

Hari ini (15/8), sebanyak 1.000 peserta juga termasuk beberapa komunitas mengarak bendera berukuran 100x6 meter dimulai dari Lapangan Tegar Beriman sampai Balai Kota Bogor. Ketua FMP merencanakan bendera ini setelahnya akan dibentangkan di Cibinong City Mall. Selain pengiraban bendera, juga dilakukan beberapa aktivitas lain seperti lomba melukis di atas kanvas, Pabaru Sunda, lomba mewarnai dan baca puisi, lomba gerak jalan baris berbaris, festival bazar kuliner, kemah kebangsaan, cerdas cermat serta fun bike.

Harapan pemerintahan Kota Bogor dalam pelaksanaan acara ini adalah agar bisa menjadi stimulus bagi banyak orang mengenai pentingnya memiliki jiwa nasionalisme. “Orang Bogor itu merah putih, orang Bogor itu nasionalis. Lihat sosok KH Abdullah Bin Nuh, junjungan kita, panutan kita. KH Soleh Iskandar, Kapten Muslihat, Tubagus Falak, dan lainnya. Ini sosok-sosok guru kita yang nasionalis, yang memadukan antara kebangsaan dan keislaman,” ucap Wali Kota Bogor, Bima Arya.